Logo Network
Network

Waket II DPRD Kobar: Perbankkan Harus Masuk ke Kecamatan Arut Utara

Tim iNewsKobar
.
Jum'at, 16 Februari 2024 | 07:15 WIB
Waket II DPRD Kobar: Perbankkan Harus Masuk ke Kecamatan Arut Utara
Wakil ketua II DPRD Kobar Bambang Suherman./FOTO: dik

 

KOTAWARINGIN BARAT, iNewsKobar.id - Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kalteng sangat mendambakan masuknya perbankkan sebagai pusat transaksi atau simpan pinjam di kecamatan paling jauh ini.

Wakil ketua II DPRD Kobar Bambang Suherman meminta pemerintah daerah mampu memenuhi harapan masyarakat tersebut, agar Kecamatan ini juga setara dengan Kecamatan lainnya di Kabupaten Kobar.

"Perlu didorong Perbankkan di sana agar membuka cabang, supaya masyarakat lebih mudah melakukan transaksi keuangan di kecamatan tersebut, tidak mungkin uang disimpan di bawah bantal," kata Bambang Suherman.

Menurutnya adanya Perbankkan tentu akan menambah gairah ekonomi di kecamatan tersebut. Banyak masyarakat yang harus keluar dari kecamatan Arut Utara ketika akan melakukan transaksi atau menabung uang di bank. Pilihannya adalah di Kecamatan Pangkalan Banteng yang paling terdekat.

Padahal lokasi antara Kecamatan Pangkalan Banteng dan Arut Utara relatif jauh sehingga menyulitkan masyarakat yang ingin pergi ke bank.

Dirinya mendorong agar Bank Milik Daerah, BPR Marunting Sejahtera bisa mengambil langkah untuk membuka cabang atau perwakilan di sana.

"BPR Marunting Sejahtera ini bank satu satunya milik Pemerintah Kabupaten Kobar. Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, diharapkan bisa membuka kantor cabang pembantu yang saat ini hanya ada di Kecamatan Kotawaringin Lama dan Kecamatan Pangkalan Banteng.”

Ketika BPR Marunting Sejahtera masuk ke Pangkut, selain untuk meningkatkan pelayanan, kehadiran BPR Marunting Sejahtera di tengah masyarakat juga untuk memangkas pinjaman rentenir atau sering disebut bank titil, mengingat saat ini banyak masyarakat yang terjerat bunga rentenir.

Selain bank milik daerah, ia juga menyampaikan alangkah bagusnya jika ada bank konvensional lainnya seperti BRI, BNI atau bank lainnya berani membuka kantor cabang di Arut Utara.

"Kita lihat perekonomian masyarakat di Arut Utara juga mulai meningkat, jumlah penduduk menurut saya juga relatif banyak untuk dilayani sekelas Bank cabang pembantu misalnya," pungkasnya.

Editor : Sigit Pamungkas

Follow Berita iNews Kobar di Google News

Bagikan Artikel Ini