Kabut Asap di Palangka Raya Membuat Sesak Pernapasan Warga

PALANGKA RAYA, iNewsKobar.id - Imbas maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kini mulai dirasakan masyarakat. Warga mulai merasakan bau menyengat dari asap kebakaran lahan terutama di pagi hari.
Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan, sebagian warga melindungi diri dengan menggunakan masker saat beraktiVitas di luar.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan penyakit yang ditimbulkan akibat menghirup asap dan debu. Meski demikian kualitas udara di Kota Palangka Raya masih berada dalam kategori baik, berdasarkan indeks standar pencemaran udara yang berada di bundaran besar Palangka Raya.
"Kalau buka pintu rumah di pagi hari akan tercium bau asap. Baunya cukup menyengat. Untuk mengantisipasi terhadap gannguan kesehatan saya selalu pakai masker," kata Oska, warga Palangka Raya, Rabu (23/8/2023).
Warga lainnya meminta agar persoalan karhutla segera diatasi agar tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang menimbulkan dampak besar.
"Para pembakar hutan dan lahan harus diberi sanksi tegas," kata Vanda, warga lainnya.
Agar terhindar dari penyakit ISPA akibat kabut asap karhutla, warga diimbau untuk selalu menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri ke puskesmas jika mengalami sakit.
Editor : Sigit Pamungkas