KOTAWARINGIN BARAT, iNewsKobar.id - Tim gabungan kembali melakukan evakuasi seekor buaya yang muncul di wilayah Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada Minggu 11 Januari 2026.
Kemunculan buaya tersebut dilaporkan warga karena berada di lokasi yang sama dengan kejadian evakuasi sebelumnya, sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat sekitar.
Menindaklanjuti laporan itu, komunitas reptil segera berkoordinasi dengan relawan penyelamatan satwa. Setelah koordinasi dilakukan, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 1 orang KKP, 3 orang Komunitas Reptil Kumai, 5 orang Balakar Manggala Yudha, serta 2 orang dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kobar.
Setibanya di lokasi, tim memastikan buaya masih berada di area yang dilaporkan. Proses evakuasi kemudian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat. Setelah sekitar satu jam upaya penangkapan, buaya akhirnya berhasil diamankan.
Usai penangkapan, tim berkoordinasi dengan pimpinan untuk mendapatkan bantuan armada transportasi dari Mako Damkar guna memindahkan buaya dari lokasi. Selanjutnya, buaya tersebut dievakuasi dan dilepasliarkan ke habitat yang lebih aman di kawasan Suaka Margasatwa Lamandau.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kobar, Dwi Agus Suhartono, mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi tersebut.
“Kami mengapresiasi kerja cepat dan koordinasi yang solid antara komunitas, relawan, dan instansi terkait. Evakuasi ini dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan satwa liar dapat kembali ke habitat yang semestinya,” ujar Dwi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila kembali melihat keberadaan satwa liar berbahaya di sekitar permukiman.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen dan kolaborasi lintas instansi dalam menjaga keselamatan masyarakat serta pelestarian satwa liar di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Editor : Sigit Pamungkas
Artikel Terkait
