get app
inews
Aa Read Next : Pria 41 Tahun Hilang di DAS Katingan, Petugas Gabungan Masih Proses Pencarian

Ruang Kelas III RS SI Over Kapasitas, 2024 Harus Diprioritaskan Pembangunan Kamar Perawatan

Jum'at, 01 Maret 2024 | 05:22 WIB
header img
Ruang perawatan kelas III di Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun, mendapat sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. Sebab yang idealnya diisi 4 pasien namun terpaksa diisi 8 orang pasien./FOTO: dok

 

KOTAWRINGIN BARAT, iNewsKobar.id - Ruang perawatan kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanudin Pangkalan Bun, mendapat sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. Sebab yang idealnya diisi 4 pasien namun terpaksa diisi 8 orang pasien.

Ketua DPRD Kobar M Rusdi Gozali merasa prihatin dengan kondisi tersebut. Pastinya pasien merasa kurang nyaman, karena ruang perawatan kelas 3 ini masih belum ideal, sehingga membuat pasien tidak nyaman.

"Dalam ruangan yang tidak begitu luas diisi 8 pasien. Bagaimana pasien itu akan cepat dalam proses pemulihan jika berada dalam ruangan yang penuh dan sesak," kat Rusdi Gozali.

Menyikapi hal tersebut seluruh anggota DPRD Kobar telah sepakat pada tahun 2024 dan 2025, peningkatan ruang kelas III akan menjadi perhatian untuk dilakukan penambahan ruangan sehingga bisa ideal.

"Kita prihatin, dalam satu ruangan diisi hingga 8 orang, fasilitasnya juga masih banyak yang kurang dan kami berharap pada tahun 2025 pendapatan daerah akan meningkat sehingga pemerintah bisa berbuat lebih banyak lagi," tuturnya.

Selanjutnya, pihaknya meminta pihak RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dapat mengusulkan pembangunan untuk penambahan ruang perawatan.

"Kami minta kepada Direktur RSUD untuk mengusulkan supaya penambahan ruangan untuk kelas 3 ini bisa terealisasi hal ini akan menjadi Prioritas kami," ungkapnya.

Dikatakan Rusdi, pemerintah daerah sudah seharusnya menyiapkan sarana dan prasarana di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Pasalnya, rumah sakit ini merupakan rumah sakit rujukan bagian Barat Kalimantan Tengah, bahkan ada juga pasien dari Provinsi Kalimantan Barat.

"Penambahan ruangan kelas III ini merupakan wujud dari komitmen Pemda dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pelayanan prima harus diutamakan, kami sangat mendukung untuk dianggarkan," pungkasnya

Editor : Sigit Pamungkas

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut