Mesin ATM Dibakar dan Dibobol Maling di Pangkalan Lada, Bank BSI Rugi Hingga Rp1,67 Miliar
KOTAWARINGIN BARAT, iNewsKobar.id - Sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng menjadi sasaran tindak pidana pencurian dengan pemberatan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin dini hari, 2 Februari 2026, di wilayah Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Informasi yang dihimpun dari Polsek Pangkalan Lada, aksi pelaku terjadi sekira pukul 03.10 WIB di mesin ATM BSI di KUD Bina Tani, Jalan Ahmad Yani RT 24 RW 02, Desa Pandu Sanjaya.
Pelapor dalam peristiwa ini adalah Asep Purwanto bin Suparman, seorang karyawan bank BUMN tersebut.
Asep mengungkapkan, sekitar pukul 04.00 WIB dirinya menerima kabar dari Yeni Rahmiati selaku Manager Operasional yang menyampaikan kondisi mesin ATM dalam keadaan terbakar.
Setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi, diketahui bahwa lima kaset uang ATM dilaporkan hilang. Kaset tersebut terdiri dari empat kaset berukuran besar dan satu kaset kecil. Seluruhnya berisi uang tunai dengan total sekitar Rp870 juta.
Selain itu, petugas juga menemukan adanya bekas las pada bagian mesin ATM yang mengindikasikan upaya pembobolan secara paksa.
Akibat kejadian tersebut, Bank BSI Kantor Cabang Pangkalan Bun ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp1,67 miliar.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Sejumlah langkah telah dilakukan aparat, di antaranya pembuatan laporan pengaduan masyarakat, olah tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan barang bukti, serta pemasangan garis polisi di lokasi kejadian.
Editor : Sigit Pamungkas