Logo Network
Network

DPRD Kobar: Petani Harus Dilatih Produksi Pupuk Organik

Sigit Dzakwan Pamungkas
.
Kamis, 14 Maret 2024 | 04:09 WIB
DPRD Kobar: Petani Harus Dilatih Produksi Pupuk Organik
Mahalnya pupuk kimia harus disikapi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dengan memberikan edukasi atau pelatihan pembuatan pupuk organik kepada masyarakat./FOTO:dok

 

 

 

KOTAWARINGIN BARAT, iNewsKobar.id - Mahalnya pupuk kimia harus disikapi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dengan memberikan edukasi atau pelatihan pembuatan pupuk organik kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Juru Bicara Fraksi Golkar Sutiyana pada rapat paripurna tanggapan fraksi-fraksi atas satu ranperda yang diajukan eksekutif pada masa sidang kesatu tahun 2024.

Menurut Sutiyana, dinas terkait diminta memberikan pelatihan-pelatihan pembuatan pupuk alternatif di tengah masyarakat. “Harga pupuk kimia cukup mahal diharapkan dinas terkait untuk dapat memberikan edukasi untuk pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah – limbah yang dapat dipergunakan untuk pembuatannya,” ungkap Sutiyana. 

Menyikapi hal ini, Pj Bupati Kobar dalam rapat paripurna yang dihadiri asisten 1 Setda Kobar Tengku Alisyahbana menyampaikan bahwa sejak tahun 2017 pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kobar telah menyalurkan bantuan unit pengolahan pupuk organik (UPPO) kepada 28 kelompok tani yang tersebar di beberapa desa dan kelurahan. Program ini didanai APBN.

Poktan yang menerima diantaranya Kelompok Tani Selangkun Jaya, Rawa Sejahtera,  Setya Mandiri, Barokah Jaya, Bina Indah, Sangga Banua, Seng Penting Rukun, Mitra Sembada, Bina  Mandiri, Sri Sedono dan lainnya. Sedangkan dari dana APBD Kabupaten Kotawaringin Barat tahun anggaran 2023, Dinas Pertanian Kobar telah menyalurkan bantuan berupa pembangunan gedung pengelolaan pupuk organik dan alat pengolah pupuk organik (APPO) kepada kelompok tani Tunas Harapan Jaya desa Ipuh Bangun Jaya Kecamatan Kotawaringin Lama.

“Edukasi kepada kelompok tani penerima bantuan, telah direncanakan kegiatan pelatihan pengolahan pupuk organik sebanyak 30 orang  yang telah tercantum dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat tahun 2024. Harapan kami dengan hal ini bisa memberikan manfaat terhadap pembelajaran dalam pembuatan pupuk organik dan berguna bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Sigit Pamungkas

Follow Berita iNews Kobar di Google News

Bagikan Artikel Ini