Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla Muncul Beruntun, TRC BPBD Kobar Terpaksa Bagi Personel di Dua Kecamatan
Advertisement . Scroll to see content

Pendidikan Seks Terhadap Anak Sehak Dini untuk Menekan Kasus Pelecehan Seksual

Minggu, 20 Oktober 2024 | 15:36 WIB
  • author Sigit Dzakwan Pamungkas
Pendidikan Seks Terhadap Anak Sehak Dini untuk Menekan Kasus Pelecehan Seksual
Tim Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak saat memberikan materi oendidikan seks kepada anak didik di sebuah sekolah di Pangkalan Bun./ FOTO: dij

 

KOTAWARINGIN BARAT, iNewsKobar.id -  Pendidikan seks terhadap anak sejak dini dinilai penting. Hal ini dikarenakan agar anak-anak mengetahui dan memahami perilaku seksual yang bear supaya mencegah terjadinya pelecehan hingga kekerasan seksual terhadap anak.

Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Ema menyampaikan, dari Data UPTD PPA Dinas DP3AP2KB Kabupaten Kobar pada September 2024 mencatat adanya sebanyak 7 kasus kekerasan terhadap anak, dimana 2 diantaranya adalah kekerasan seksual. Hal ini disampaikan saat penyukuhan seks kepada pelajar SMKN 1 Pangkalan Bun, pada Selasa 19 Oktober 2024.

Ia menuturkan, edukasi seksual diberikan sejak dini oleh orang tua diperuntukkan agar anak- anak tidak salah mendapatkan informasi terkait seksual dari sumber yang tidak dipercaya.

"Inilah peran orang tua dalambmengedukasi anaknya, anak akan lebih bertanggung jawab terhadap diri sendiri, misalkan memberikan pemahaman tentang biologis antara perempuan dan laki, dan apa yang tidak boleh disentuh, apa yang harus dilakukan, dan sebagainya.”

Lewat pemberian edukasi seks tersebut tidak hanya memberikan pemahaman terkait seksual. Namun, anak bisa mengerti bahwa ternyata orang tua dapat diajak diskusi seputar seks.

Para orang tua perlu menjalin hubungan yang senyaman mungkin kepada anak. Sepeti memberitahukan mana saja yang menjadi privasi bagi anak dan orang tua, memberikan tayangan televisi ataupun YouTube sesuai usia.

"Ciptakan komunikasi terbuka, nyaman dengan anak, sehingga anak dapat menyampaikan hal yang a rasakan dan tidak malu curhat kepada orang tuanya.”

Editor: Sigit Pamungkas

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut