Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kalteng bakal Digurur Dana Transfer Umum 2026 Rp12 Triliun Dari Kemenkeu
Advertisement . Scroll to see content

Kabut Asap, Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Pakangka Raya Tertunda

Sabtu, 30 September 2023 | 06:35 WIB
  • author Tim iNewsKobar
Kabut Asap, Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Pakangka Raya Tertunda
Jadwal penerbangan dari dan ke Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, terganggu akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)./FOTO: ist

 

PALANGKA RAYA, iNewsKobar.id - Jadwal penerbangan dari dan ke Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, terganggu akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jarak pandang terbatas atau di bawah batas normal menjadi alasan utama penundaan penerbangan demi keselamatan penumpang.

Terpantau, asap tebal tak hanya menyelimuti jalan–jalan protokol, namun juga menutupi kawasan Bandara Tjilik Riwut. Akibatnya, jadwal kedatangan pesawat Lion Air JT 682 dari Surabaya ke bandara itu terlambat, seharusnya landing pukul 10.10 WIB harus tertunda.
 
Tak hanya itu, jadwal keberangkatan pesawat Lion Air JT 671 tujuan Palangkaraya-Jakarta yang seharusnya terbang pada 10.50 WIB juga tertunda.
 
Executive General Manager PT Angkasa Pura 2 kantor Cabang Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya, Ardha Wulanigara mengatakan, tertundanya jadwal kedatangan maupun keberangkatan pesawat lantaran visibility atau jarak pandang di bandara turun sejak pukul 08.00 -10.00 WIB.

 

"Jarak pandang akibat kabut asap ini hanya 500 hingga 900 meter," kata Ardha, Jumat (29/11/2023).
 
Sementara itu, tertundanya jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat membuat para calon penumpang di Bandara Tjilik Rwut harus bersabar sambil menunggu kabut asap hilang.

"Ya terpaksa kami bertahan di bandara menunggu asapnya hilang. Rencananya mau ke Surabaya," kata Silly, calon penumpang.
 
Hingga kini sudah ada tiga kali penundaan jadwal penerbangan di Bandara Tjilik Riwut akibat kabut asap.

Editor: Sigit Pamungkas

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut