Wilmar Wujudkan Pendidikan bagi Anak-Anak di Perkebunan Sawit
“Konsep sekolah ini gratis. Siswa hanya membayar untuk seragam,” katanya.
Wahyuni menambahkan, selain melayani anak-anak karyawan, Sekolah Bina Bangsa juga membuka akses bagi masyarakat sekitar. Saat ini, tercatat ada 380 anak dari desa binaan yang bersekolah di Bina Bangsa.
Salah satu upaya dalam menyiapkan generasi unggul adalah dengan mengembangkan minat dan bakat siswa melalui berbagai kegiatan, seperti seni tari, musik, berkebun, drum band, serta teknologi informasi.
Program-program tersebut mendorong para siswa meraih berbagai prestasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Berkat prestasi tersebut, Sekolah Bina Bangsa ditetapkan sebagai sekolah penggerak, yakni program pemerintah untuk mengakselerasi kemajuan sekolah agar melangkah satu hingga dua tahap lebih maju.
“Program kami diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul,” pungkas Wahyuni.
Editor : Suriya Mohamad Said