Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Satnarkoba Polres Seruyan Ungkap Peredaran Sabu di Perkebunana Sawit
Advertisement . Scroll to see content

Polres Seruyan Selidiki Kasus Mabuk Massal Berhalusinasi di Desa Sembuluh II

Jum'at, 12 Juli 2024 | 13:10 WIB
  • author Tim iNewsKobar
Polres Seruyan Selidiki Kasus Mabuk Massal Berhalusinasi di Desa Sembuluh II
Suasana di Desa Sembuluh II pascaditemukan kasus mabuk massal./FOTO: dok

SERUYAN, iNewsKobar.id - Kepolisian Resor (Polres) Seruyan melakukan penyelidikan kasus mabuk massal yang dilakukan puluhan warga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalteng.

Hingga kini belum diketahui pasti apa yang menyebabkan beberapa masyarakat Sembuluh II mengalami halusinasi tinggi. Sejumlah warga menyebut, mereka mengonsumsi obat varian baru maupun kecubung.

Kapolres Seruyan AKBP Priyo Purwanto melalui Wakapolres Kompol Hendry mengatakan akan terus menggali penyebab peristiwa itu terjadi melalui proses penyedikan lebih lanjut. 

Hendry menyampaikan, pihaknya mendapatkan laporan dari Kapolsek Danau Sembuluh pada Senin sekitar pukul 16.00 WIB terkait adanya beberapa warga yang dilarikan ke Puskesmas diakibatkan hilangnya kesadaran atau bisa dibilang berhalusinasi. 

“Kami sudah meminta Kapolsek untuk mendalami peristiwa yang ada baik itu rumah sakit atau itu Puskesmas dan tokoh masyarakat setempat untuk mencari tahu penyebab ketidaksadaran masyarakat sana,” kata Hendry.

Ia mengimbau bagi masyarakat sekitar ataupun pihak keluarga yang keluarganya terkena efek peristiwa tersebut bisa melaporkan dan memberikan informasinya ke Kapolsek setempat. p

Menurut laporan dari Puskemas, ada 4 orang yang dirawat inap, 3 orang dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit dan keadaan mereka berangsur-angsur membaik. “Untuk sementara kami menunggu proses penyembuhan dan hasil tes dari rumah sakit terkait dengan perkembangan situasi saat ini,” pungkasnya. 

Editor: Sigit Pamungkas

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut